Archive for September, 2008

Oman

Orang bcs yang ada di narogong pasti kenal

Mendengar namanya, supir-supir pada ngumpet

Apalagi sampe berurusan sama dia

Nah, kalo udah tau pasti ketagihan

September 23, 2008

BCS Narogong

September 23, 2008

Blog saya yang lain

klik yang ini http://www.dedisetiadi.co.cc

September 19, 2008

10 Manifestation Steps

Manifestation is a powerful mind tool that very few actually understand. Believe it or not, your thoughts create reality and you have the power to achieve whatever you desire. We live in a world without limits. The only thing that holds you back is yourself.

Many great minds have known this throughout history. Here are just a few examples:

“You create your own universe as you go along” Winston Churchill
“All that we are is a result of what we have thought” - Buddha
“What this power is, I cannot say.  All I know is that it exists.” Alexander Graham Bell
“Imagination is everything.  It is the preview of life’s coming attractions.” Albert Einstein
“Whatever the mind of man can conceive, it can achieve” W. Clement Stone

I have comprised a list of 10 Manifestation Steps that will help you make the most from your Manifestation sessions.

1. Relax your mind, body, and soul. You should be totally relaxed and allow positive energy engulf your entire being.
2. Let your mind blockages go, and open your spiritual mind.
3. Once you reached an Altered Conscious State, it’s time to Manifest.
4. Picture yourself extremely happy and satisfied where you are feeling content.
5. Imaging that you have already accomplished your goal.
6. Focus on the good feelings of reaching your dream.
7. Use only positive words and thoughts. Do not use any negative words whatsoever.
8. Linger on the good feelings, and imagine that it is really happening.
9. Speak the words and vocalize how you achieved your success.
10. Believe you already conquered your goals with all your heart.


Jim McElwee
http://www.store.unexplainable.net

September 19, 2008

BCS Transport

September 18, 2008

Serius….?

Wah,…. payah nih… kayanya gw dah mulai kolot, dah jadi bapak-bapak en mulai tua kali ye,.. perasaan ngomongnya ga ada yng bikin fresh pikiran gitu, bawaannya ko serius amat ya…

Padahal temen-temenku banyak, Mulai kelas 4 SD, gw udah ikutan Pramuka, Praja Muda Karana, awalnya seneng Pramuka karena saat itu di daerahku ada ultahnya ABRI 5 oktober tahun berapa gitu, mungkin 82 ato 83 sy lupa, kayanya sih 83, wah kayanya perayaan paling rame kali, soalnya saat itu banyak yang dateng, dari serang aja yang jauhnya lebih dari 100 kilo ampe jalan kaki tuh datengnya, perasaan ngeliat ABRI gagah bener, makanya sampe SMP, terus SMA saya ikutan Pramuka, kadong Hoby jadinya, ampe kebawa udah kerja dan punya bini masih aja di datangin temen-temen untuk bantuin kegiatan, yang ngerambat ama kegiatan lainnya seperti PMR, Palang Merah Remaja.

Eh jadi inget ama memori cinta deh, gw ketemu mantan pacar gw, yang sekarang jadi bini, tuh pada kegiatan PMR, ceritanye gw jadi panitia “JUMBARA”, jumpa bhakti remaja gembira, gw dah kerja tuh di BCS CRM, bini gw kelas satu SMA jadi peserta perkemahan, pas mau acara Sholat Magrib berjamaah, gw kebetulan punya sahabat en temen kerja rumahnya deket tempat camping, Heru namanya, bini gw kesulitan nyari tempat mandi, saudaranya bini gw tetangga gw, minta anterin gw nyari tempat numpang mandi, dan gw jatuh cinta pada pertemuan pertama.

Pada Tahun kedua setelah pertemuan di tempat numpang mandi, gw masih belum berani macem-macem, hanya cinta membara di hati tanpa terungkap, begitupun pada tahun ketiga, pada saat bini gw kelas tiga SMA, tidak ada cerita yang istimewa dalam kisah gw dengan bini gw, hanya di hati gw memendam cinta.

Pada Tahun keempat setelah perkenalan, otomatis bini gw dah tidak lagi jadi peserta camping karena dah engga sekolah lagi, tapi Tuhan berkehendak lain, pertemuanku di ridhoi,

Hari raya Idul Fitri gw salam-salaman keliling kampung, dan ternyata jantung hatiku dateng ke tempat saudaranya yang jadi tetanggaku. Cinta pun bersambut… dan 5 Hari setelah lebaran Haji gw nikah ama bini gw.

Gwe di cap yang suka ngelucu, tapi sekarang gw ga pernah merasa lucu lagi, entahlah… padahal di sekitar gw banyak orang tua yg suka melucu di gardu ronda.

Gw takut mati kali ye, padahal gw pengen punya pikiran mati tuh pasti dateng, ga perlu di undang, ga perlu di jemput.

September 16, 2008

Kangen…

Ahlan Dienul Kirom, buah hati ku yang bungsu, Perjuangan ibumu saat mengandungmu sangat berat, empat kali ibumu pendarahan tanpa ada bapakmu disampingnya, karena bapak lagi di tugaskan untuk kerja di narogong bogor, dan pada pendarahan ke lima, dokter menyarankan ibumu untuk operasi Cesar demi keselamatan kelahiranmu pada 23 mei 2008 di RSUD Cilegon, bapak bergegas pulang dari rantau untuk memberikan semangat pada ibumu yang ketakutan untuk di bedah perutnya, masa kritismu telah berlalu, rasa was-was, bercampur dengan bahagia karena kamu anak yang sehat dan lucu. Kini bapak harus melaksanakan tugas ke Karawang yang lebih jauh lagi dari sebelumnya di narogong bogor, Kelucuan dan keceriaanmu terus membayang hingga bapak selalu kangen untuk bercanda dan menggodamu.

September 11, 2008

Karawang.. oh… Karawang

Kamis 10 Juli 2008 , saya berada di Karawang mengemban tugas perusahaan untuk mengelola gudang semen Holcim, pertama kali datang saya langsung menemui pemilik gudang, pak Dedy yang kebetulan namanya sama dengan saya, yang terbersit di benak saya, saya mau minta kunci gudang karena besoknya saya harus rekrut karyawan gudang sebagai operator bongkar muat, ternyata perjanjian kontrak Holcim dan pemilik gudang belum ada, sehingga saya tidak diijinkan untuk menempati gudang, pak Agus Wahyono dan pak Gatot Raharja menjanjikan hari sabtu 12 Juli 2008 akan datang ke Karawang untuk mengantarkan kontraknya.

Berkenalan dengan abang becak, pak Dayat, saya di antar ke rumah pak RT Engkus untuk lapor diri dan cari tempat kost yang kebetulan Kamar depan rumah pak RT tersebut di sewakan, dan setelah itu saya ajak pak Dayat untuk mengantar saya dengan becaknya kelililing kota Karawang.

Kini saya sudah menjadi bagian dari kota karawang, karawang…. oh… Karawang…

Ketika saya bertemu atau komunikasi jarak jauh dengan teman kerja atau kerabat, spontan pasti ngucap ” hai, gimana khabar goyang karawang”.

Saya pasti jawab sekenanya yang bisa nyambung dengan pertanyaannya, karena di Karawang saya tidak pernah tahu seperti apa yang di maksud dengan goyang Karawang.

September 11, 2008
Dedi Setiadi © 2012 --